Investasi Saham? Apa ya?


Istilah investasi saham pasti sudah sering kita dengar, tapi masih banyak juga yang bingung dan bertanya-tanya "apa sih investasi saham itu?", "gimana sih bentuknya saham itu?", "kok bisa sih selembar kertas bisa ngasih kita keuntungan?", " kenapa juga kita harus investasi saham?" dan masih banyak lagi.
Pertama kita harus tahu dulu apa itu investasi saham. Pastinya udah tau kan apa itu saham, saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan. Dengan menginvestasikan dana yang kita miliki dalam bentuk saham berarti kita udah jadi salah satu pemilik perusahaan tersebut. Wow keren ya, meskipun cuma punya satu lot sahamnya Unilever, berarti kita udah jadi salah satu pemiliknya unilever.
Saham memang hanya selembar kertas, tapi saham bukan selembar kertas biasa, tapi saham adalah selembar kertas berharga, karena suatu saham merepresentasikan kepemilikan Kita di perusahaan yang sahamnya telah dibeli.
Lalu bagaimana selembar saham dapat memberikan keuntungan?
Selembar saham dapat memberikan capital gain atau pun dividen kepada pemiliknya. Kita bisa mendapatkan capital gain jika menjual saham yang dimiliki lebih tinggi dari harga beli dan Kita bisa juga memperoleh bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham (dividen).
Tapi, saat ini lebih banyak yang melakukan investasi saham untuk mendapatkan capital gain karena lebih cepat mendapatkan keuntungan daripada harus menunggu kepastian dari perusahaan, kapan akan membagikan dividen dan berapa besarnya juga belum pasti karena disesuaikan dengan kinerja perusahaan.
Mengapa memilih investasi saham?
Tidak ada doktrin sih yang mengharuskan seseorang harus investasi saham, banyak sekali alternatif investasi lainnya, seperti investasi emas, properti, rumah, tanah, dan lain-lain. Setiap investasi pasti memilliki risk dan return masing-masing, Anda dapat memilih alternatif investasi yang sesuai dengan hati Anda. Tapi tidak ada salahnya juga memilih investasi saham, jika Anda memilih investasi saham maka ada beberapa keuntungan selain mendapatkan dividen atau capital gain. Investasi saham tidam memerlukan tempat penyimpanan seperti ketika Anda melakukan investasi emas, Anda dapat menjual saham milik Anda sewaktu-waktu, tidak seperti ketika Anda ingin menjual tanah atau rumah yang harus menunggu sampai ada pembeli.
Jika sudah memutuskan untuk melakukan investasi saham, maka jadikan investasi saham sebagai suatu bisnis jangan hanya main-main tanpa ada dasarnya, lakukan analisis dengan benar sebelum menentukan pilihan dalam investasi saham.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »